FHS (Filesystem Hierarchy Standard)

FHS (Filesystem Hierarchy Standard) Pertama kali dibuat pada bulan Agustus 1993 awal mula FHS ini bernama FSSTND (Filesystem Standard) dan kemudian semakin dikembangkan lagi dan semakin berkembang maka diganti menjadi FHS (Filesystem Hierarchy Standard) dan pertamakali dirilis di linux pada 14 februari 1994. FHS itu sendiri dapat didefinisikan sebagai sebuah aturan standar penempatan lokasi berkas dan direktori yang ada pada sistem operasi opensource. Dengan adanya standar ini maka pengguna dan perangkat lunak dapat mengetahui dimana letak suatu berkas atau direktori yang tersimpan di suatu komputer.

System Call Pada System Operasi

Dalam sebuah komputer harus ada suatu bentuk komunikasi antara user dan hardware. Komunikasi itu terjadi dalam bentuk system calls. SO akan menangkap perintah dari user melalui Shell yang kemudian akan dikomunikasikan melalui system calls.
Ada lima jenis system calls utama, yaitu:
  1. Process control yaitu merupakan system calls yang mengendalikan proses-proses yang berjalan.
  2. File manipulation yaitu kumpulan system calls yang bertugas untuk melakukan manipulasi file seperti pembacaan, penulisan, penghapusan dan pengubahan.
  3. Device manipulation adalah system calls yang mengatur penggunaan peralatan-peralatan yang terhubung pada mesin tersebut.
  4. Information maintenance merupakan System calls yang menghubungkan user dengan sistem operasi dalam hal berbagi informasi.
  5. Communications yaitu pertukaran informasi yang dilakukan melalui fasilitas komunikasi antar proses yang disediakan oleh sistem operasi (Message-Passing) dan pertukaran yang menggunakan memori (shared-memory)














Gambar Diagram dari System Call Arsitektur UNIX

Command Interpreter

Shell dari beberapa sistem operasi dapat dikatakan sebagai Command Interpreter. Comand Interpreter sendiri Merupakan suatu mekanisme untuk menerima instruksi dari pengguna, serta menerjemahkan ke instruksi tersebut ke instruksi mesin yang dikenal oleh sistem.

Sistem Operasi menerima instruksi dari pengguna atau disebut command driven. Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut control-card interpreter, command-line interpreter, dan shell

Command Interpreter System memiliki bebagai variasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain. hal ini disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O devices yang ada. Contohnya : CLI, Windows, Pen-based (touch) etc.
 Shell
 
Shell adalah suatu program sistem operasi yang bekerja menunggu instruksi user, memeriksa sintaks dan menterjemahkan instruksi yang diberikan kemudian mengeksekusinya, selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
API (Application Programming Interface) yaitu sekumpulan fungsi yang disediakan operating system atau berasal dari sebuah service/library. Di dalam API terdapat fungsi-fungsi/perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan dalam system calls dengan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti oleh programmer. API berfungsi sebagai antarmuka antara program perangkat lunak yang berbeda dan memfasilitasi interaksinya.

Struktur Sistem Linux dan Windows

Struktur Sistem Linux
Sistem operasi Linux  tidak mengenal konsep huruf drive. Linux hanya mengenal sebuah direktori yang menjadi akar dari semua direktori dan file lainnya. Direktori akar ini dinamakan root dan diberi symbol /. Berikut adalah beberapa direktori di bawah direktori root(/) yaitu /bin, /dev, /home, /boot,  dll. Sistem operasi Linux adalah sistem operasi opensource yang  terdiri atas komponen  Kernel, System libraries, dan Utilitas sistem.
Kernel  dalam linux untuk mengatur dan menstabilkan seluruh proses dalam sistem operasi termasuk hal-hal seperti virtual memori dan proses. . kernel menyediakan semua fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses dan menyediakan servis sistem untuk melindungi akses terhadap sumber daya perangkat keras.
System libraries mengijinkan aplikasi untuk membuat permintaan kernel-system-service. menentukan kumpulan fungsi standar di mana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel, dan mengimplementasikan hampir semua fungsi system operasi yang tidak memerlukan hak penuh atas kernel.
Utilitas sistem merupakan program yang melakukan pekerjaan manajemen secara individual  dan terspesialisasi.

Struktur Sistem Windows
Sistem operasi yang banyak digunakan oleh umat manusia di seluruh dunia. Sistem operasi ini bersifat tertutup. Jadi kita tidak bisa mengoprek sistem operasi ini. Di dalam Windows partisi yang  telah memiliki file system yang dapat dibaca akan dapat diakses oleh pemakai melalui huruf drive seperti C:\,D:\,E:\, terus sampai Z, tergantung  berapa partisi yang dibuat oleh pembuat. Berikut adalah beberapa direktori  umum windows yaitu C:\Windows, C:\Document and Setting, dan C:Program Files.

Perbedaan yang mendasar dari Windows, Linux dan Macintosh

Windows
  1. Mayoritas pengguna komputer memakai windows
  2. Pengguna (user) bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu bersamaan.
  3. banyaknya aplikasi dan software yang mendukung sistem operasi ini.
  4. Bisa sharing berbagai data dan aplikasi dgn mudah.
  5. Harga yang mahal untuk membeli Sistem Operasi ini karena sifatnya tidak terbuka.
  6. Banyak virus yang menyerang Windows sehingga sangat rentan terkena virus.
  7. Kadang sering kali sistem tidak berjalan atau nge-hang.
Linux
  1. Linux bisa didapatkan secara gratis (Lisensi gratis).  
  2. Lebih tahan terhadap serangan virus.
  3. Multiuser , Multitasking.
  4. Lumayan sulit untuk dipelajari karena tidak banyak yang menggunakan OS ini.
  5. Software yang kurang banyak di banding Windows terutama Software Game.
Macintosh
  1. Tampilannya GUI yang indah dan ekslusif yang simpel (tidak ribet)
  2. Banyak digunakan oleh para graphic designer.
  3. Tidak mudah terkena virus.
  4. Software yang mendukung lebih banyak di banding Linux.

CTTS (Compatible Time-Sharing System), MULTICS (Multiplexed Information and Computing System) dan sistem operasi berbasis UNIX

Pada Komputer Generasi ke3 perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, sehingga sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus). Karena itu berkembang system operasi dengan konsep CTTS (Compatible Time-Sharing System), MULTICS (MULTiplexed Information and Computing System)
CTTS merupakan system operasi pertama kali yang menerapkan Time Shring Operation. CTTS merupakan pengembangan dari FMS. Dan kemudin berkembang menjadi MULTICS yang akhirnya memelopori konsep sistem operasi saat ini.
MULTICS merupakan pengembanga dari CTTS yang dikembangkan oleh Proyek MAC. MULTICS adalah awal time-sharing sistem operasi. Pada mulanya MULTICS adalah proyek kerjasama yang dipimpin oleh Institut Teknologi Massachusetts (MIT) bersama dengan General Electric dan Bell Labs. Karena banyak ide-ide baru dan berharga, Multics memiliki dampak yang signifikan di bidang komputer dan memelopori konsep sistem operasi saat ini, padahal saat itu dicemooh oleh beberapa kritikus Karena banyak ide-ide yang tidak masuk akal.
UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer pengembangan dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965. Proyek UNIX dikembangkan oleh American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika, UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user. Sistem operasi Unix banyak digunakan sebagai server atau workstation. Linux, merupakan sistem operasi yang diadopsi dari Unix dan tersedia secara bebas.

Technologi Batch System, FMS (Fortran Monitor System) dan IBSYS

Batch Processing System yaitu suatu technologi proces computer generasi ke dua. Dimana suati tugas dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Jadi pada generasi komputer ini sistem komputer belum dilengkapi sebuah sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi seperti sitem operasi yang berkembang sekarang telah ada di era ini, contohnya fungsi sistem operasi yang berkembang saat itu ialah FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
Fortran Sistem Monitor (FMS) merupakan pemrosesan batch system operasi untuk IBM 7094 , dimana sitem operasi dengan pengolahan aliran bets standar.
IBSYS adalah sebuah program mirip system operasi (tetapi dengan beberapa perbedaan yang signifikan) yang di terapkan pada IBM 7040, IBM 7044, IBM 7090 dan IBM 7094 komputer. IBSYS merupakan program monitor dasar. IBSYS didasarkan pada FORTRAN Sistem Monitor (FMS) dan Sistem Share.